[CERPEN] : "Serakah Sejadah"
Matahari sudah berada tepat diatas kepala, dan aku masih terperangkap didalam kelas di tengah pelajaran matematika. Tak ada tanda-tanda bahwa pak Wahyu akan segera mengakhiri pelajarannya, dan kurasa saat itu keadaanku benar-benar sudah tak ada rupanya. Teman-temanku tak jauh berbeda keadaannya denganku, wajah lesu yang kehilangan gairah, mata berair karena terlalu sering menguap dan tangan yang menopang kepala sebagai usaha agar tidak jatuh tertidur. Benar-benar mengenaskan. Ditengah hari yang gerah seperti ini, kurasa kemampuan otakku untuk mencerna dan memahami apa yang disampaikan pak wahyu tadi, sudah habis masa berlakunya, yang ada bukan ilmu yang aku cerna, tapi malah rasa kantuklah yang melanda. Sudah dua jam pelajaran pak wahyu menyampaikan materi, aku bahkan belum shalat dzuhur karena semua ini!. Ujian Akhir semester yang tinggal beberapa minggu lagi, membuat pak wahyu mengajar lebih lama untuk mengejar materi, tapi kurasa ini takkan berhasil, karena k...